Kajian Tamasa: Ustadz Muhajir S.Pd.I Bahas Makna Islam dan Muslim di Masjid Sabilul Hikmah Tritih Kulo

Cilacap – Majelis Taklim Malam Selasa (TAMASA) Ranting Tritih Kulon kembali menggelar kajian rutin di Masjid Sabilul Hikmah, Jl. Wisata Payau, Tritih Kulon, Senin (25/8) ba’da Maghrib hingga Isya. Kajian kali ini menghadirkan Ustadz Muhajir, S.Pd.I dengan pembahasan lanjutan Kitab Ushul Tsalasah.
Dalam penyampaiannya, Ustadz Muhajir menjelaskan hakikat nafsu manusia yang secara fitrah cenderung memerintahkan pada hal-hal yang tidak baik. Karena itu, penting bagi seorang muslim untuk senantiasa meluruskan niat dan menundukkan diri kepada Allah SWT.
Kajian kemudian berlanjut pada pembahasan pengertian ma’rifah Islam, dan Muslim. Beliau mengurai istilah Salima–Yaslamu yang bermakna damai atau sejahtera, Aslama–Yuslimu yang berarti tunduk dan patuh, serta Salama–Yusalimu yang menunjukkan peningkatan kualitas akidah dan akhlak seorang hamba.
“Allah akan meninggikan derajat orang-orang yang beriman dan berilmu,” jelas Ustadz Muhajir seraya mengutip QS. Al-Mujadalah.
Menurut beliau, secara istilah Islam adalah berserah diri kepada Allah SWT dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Ia menambahkan, dalam pandangan syar’i, Islam adalah agama satu-satunya yang diridhai dan disempurnakan oleh Allah SWT, sebagaimana tercantum dalam QS. Ali Imran ayat 19 dan 85.
“Seorang muslim dipandu oleh apa yang Allah perintahkan dan apa yang Rasul larang. Maka, Islam bukan sekadar identitas, tetapi jalan hidup menuju keridhaan Allah,” tegasnya.

Baca juga : Kajian TAMASA PRM Tritih Kulon: Mengingat Kematian dan Menunaikan Hak Sesama Muslim
Ustadz Muhajir juga menyinggung wasiat Rasulullah SAW kepada sahabat Mu’adz bin Jabal agar senantiasa berdoa setelah shalat:
Allahumma a’inni ‘ala dzikrika wa syukrika wa husni ‘ibadatik.
(Ya Allah, tolonglah aku untuk selalu mengingat-Mu, bersyukur kepada-Mu, dan beribadah dengan sebaik-baiknya).
Untuk menyempurnakan Islam dalam kehidupan sehari-hari, beliau menyampaikan hadits yang menunjukkan amalan penghapus dosa dan pengangkat derajat, yaitu:
- Menyempurnakan wudhu meskipun dalam kondisi berat.
- Memperbanyak langkah menuju masjid.
- Menunggu shalat setelah shalat.
Kajian yang berlangsung khidmat ini ditutup dengan doa bersama, dan jamaah berharap dapat terus menambah ilmu serta memperkuat iman melalui majelis ilmu yang istiqomah diadakan setiap pekan.